PEREMPUAN INDONESIA || Yoga olahraga yang berfokus pada kekuatan, kelenturan serta pernafasan yang mampu meningkatkan kesehatan mental dan fisik ini masih banyak diminati masyarakat. Terutama, kaum perempuan.

Memenuhi kebutuhan tersebut, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dalam rangka memperingati Hari Yoga Internasional 2026 menggelar olahraga Yoga pada Minggu, (21/06/26) di Lapangan Rektorat Unesa Kampus II Lidah Wetan.

Istimewanya lagi, Unesa menghadirkan instruktur yoga ternama, Anjasmara Prasetya yang mampu menyedot 3000 peserta rata rata ibu muda dan remaja putri.

Aktor ganteng Anjasmara Prasetya yang menjadi instruktur menuturkan bahwa, yoga ini memiliki sejumlah manfaat. Diantaranya, meningkatkan metabolisme, memperlancar peredaran darah serta meningkatkan kadar oksigen, melepas seluruh ketegangan. Sehingga, tubuh bisa lebih rileks.

“Terutama bagi kaum perempuan yang lebih banyak tekanan karena pekerjaan rumah, kantor hingga urusan kuliah sangat dianjurkan untuk rutin melakukan yoga. Agar, tubuh bisa seimbang,” tutur Anjas.

Anjas juga menjelaskan, gerakan yang dibawakan sudah memenuhi standar dari protokol yang dipatenkan pemerintah India. Pose-pose yoga yang ia pimpin sangat aman, mudah, namun tetap bermanfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh.

Rasa nyaman saat mengikuti yoga juga dirasakan salah satu peserta bernama Christina (21) asala Surabaya. Ia mengaku suka ber yoga sejak lulus SMA karena ajakan teman. Menurutnya, yoga tidak saja membuat tubuh lentur dan sehat tapi juga membuat jiwa dan pikiran semakin rileks.

“Sudah hampir 4 tahun aku ikut komunitas yoga. Seru, asik dan menyenangkan. Apalagi sejak lulus sekolah suka bimbang antara kuliah dan bekerja sehingga membuat pikiran mudah stres. Melalui yoga kita makin rileks menghadapi masalah,” terang Christina sembari tersenyum.

Christina juga mengaku semangat ikut yoga di Unesa karena instrukturnya artis ganteng Anjasmara yang menjadi idola semua perempuan. Membuat semua peserta yang rata rata ibu ibu dan remaja putri terpesona dan makin bersemangat.

Baca Juga  Kanwil DJKN Jatim dan BRI Menggelar Gebyar Lelang Indonesia

Ditempat yang sama, Wakil Rektor IV Unesa, Dwi Cahyo Kartiko menjelaskan, melalui olahraga Yoga ini, Kampus berkomitmen memberikan ruang yang adil untuk meningkatkan kualitas kesehatan tanpa membeda-bedakan kondisi dan latar belakang.

“Yoga menjadi salah satu aktivitas menyehatkan yang bisa diikuti segala kalangan usia. Terlebih lagi bagi kaum perempuan,” ungkap Cahyo.

Serunya lagi, olahraga Yoga yang diikuti 3000 peserta ini membawa Unesa mencetak sejarah baru di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Penghargaan MURI diberikan atas capaian rekor pemecahan yoga dengan peserta disabilitas terbanyak di lingkungan institusi pendidikan. Langkah ini menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan ruang olahraga yang ramah, setara, dan terbuka bagi semua.

Sementara itu, Duta Besar India untuk Indonesia, Shri Sandeep Chakravorty yang turut hadir menyampaikan terima kasih kepada Unesa telah menyelenggarakan yoga bersama. Ini merupakan contoh penting bagi dunia bahwa yoga adalah olahraga yang ditujukan untuk semua orang tanpa terkecuali. (*)

  • Penulis : Endah Chatur
  • Foto : Endah
  • Editor : Tulus Black

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *