PEREMPUAN INDONESIA || Kehamilan bukan sekadar proses biologis. Namun, ada banyak dinamika emosional, tekanan sosial dan pertimbangan personal yang tidak selalu terlihat. Untuk itu, Prenagen hadir memberikan pendampingan serta solusi nutrisi esensial.

Hal ini disampaikan Amelia Hidajat S. Farm, Apt, MM selaku Senior Brand Manager Prenagen di acara Prenagen Mommy Society dan talkshow kesehatan bertema “Siapa Takut Jadi Ibu!” pada Minggu, (31/08/25) di TP 6 Surabaya.

Melalui kampanye “Siapa Takut Jadi Ibu!”, Prenagen mengajak perempuan untuk melihat kehamilan dan peran ibu dengan perspektif baru, bersama-sama mengubah stigma yang masih banyak melekat dan mendukung perempuan untuk dapat menjalani proses kehamilan dengan percaya diri.

“Sayangnya, banyak perempuan yang masih dituntut harus “siap” secara instan tanpa ruang untuk beradaptasi, memahami betul transformasi ini secara menyeluruh ataupun jujur terhadap keraguan dan ketakutan yang mereka rasakan,” ujar Amelia, Minggu, (31/08/25).

Menurut Amelia, banyak perempuan Indonesia berusia 15–49 tahun yang sudah menikah, memilih menunda kehamilan. Hal ini dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kesiapan mental, kekhawatiran atas kestabilan ekonomi, tekanan sosial serta pertimbangan karier dan kehidupan pribadi.

“Oleh karena itu, melalui kampanye “Siapa Takut Jadi Ibu!” ini sebagai bentuk dukungan juga sebagai ruang reflektif, dialog dan inspirasi yang mendorong perempuan untuk berani menyuarakan kekhawatiran mereka tanpa merasa dihakimi,” terangnya.

Dalam kesempatan talkshow, Psikolog, Siti Jumrotin menjelaskan, perjalanan menjadi ibu kerap kali dibayangi berbagai tantangan yang jarang dibicarakan secara terbuka. Banyak perempuan merasa perlu menyembunyikan emosinya karena tekanan sosial.

Padahal, rasa takut atau ketidaksiapan menjadi ibu adalah hal yang wajar dan manusiawi. Untuk itu dibutuhkan ruang memproses perasaan secara jujur dan tanpa penilaian. Kehamilan seharusnya dijalani dengan kesadaran penuh, bukan dalam kesendirian. Karena itu, penting bagi lingkungan sekitar untuk hadir dengan empati dan dukungan.

Baca Juga  Warung Dimsum ala Horison Arcadia Heritage Menggoda Selera

Selain dukungan emosional, kampanye ini juga menyoroti pentingnya pemenuhan nutrisi selama periode emas – 1.000 hari pertama kehidupan. Peran nutrisi sangat menentukan dalam membantu perempuan merasa lebih siap dalam mengambil peran sebagai ibu dan melahirkan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.

Menjawab tantangan tersebut, Prenagen hadir sebagai solusi nutrisi esensial melalui rangkaian produk yang diformulasikan secara khusus untuk setiap fase, mulai dari persiapan kehamilan, masa kehamilan dan menyusui.

Novia Aurelly (32) Ibu hamil peserta Prenagen Mommy Society asal Sidoarjo ini mengaku cemas dan khawatir karena ini merupakan kehamilan pertama. Namun, dengan adanya acara Prenagen ini membuatnya bisa lebih tenang dan bisa mendapatkan ilmu baru seputar kehamilan.

“Khawatir itu pasti. Karena ini kehamilan pertama. Namun, Prenagen memahami itu. Kami diajak berdiskusi dan saling menguatkan agar proses kehamilan bisa berjalan lancar dan aman hingga si bayi lahir,” ungkap Novia. (*)

  • Pewarta : Endah Chatur
  • Foto : Endah
  • Penerbit : Tulus Black

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *