PEREMPUAN INDONESIA || Semangat dan perjuangan RA Kartini untuk memajukan kaum hawa masih belum padam. Hal ini terlihat masih banyak masyarakat urban terutama kaum remaja putri di era digital sekarang ini terus berkarya tanpa batas.

Salah satunya seperti kegiatan edukatif bertajuk “Balloon Bouquet Workshop” yang diadakan ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya pada Minggu, (26/04/26).

Berkolaborasi dengan Balonnina Surabaya, ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya ingin menyebarkan semangat Kartini kepada generasi muda di Kota Surabaya.

Teddy Patrick, GM ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya menuturkan bahwa, workshop ini menjadi ruang bagi para perempuan untuk belajar hal baru, mengasah keterampilan, serta mengekspresikan diri melalui karya kreatif.

“Sebanyak 15 peserta diajak mempelajari teknik dasar hingga merangkai balon menjadi bentuk bunga yang estetis,” tutur Teddy.

Menurut Teddy, semangat Kartini tidak hanya diperingati, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan yang mendorong perempuan untuk terus belajar dan berkarya. Oleh karena itu, ARTOTEL Hayam Wuruk berharap workshop seperti ini bisa memberikan pengalaman yang bermakna sekaligus menginspirasi.

Meski terlihat sederhana, proses pembuatan buket balon ternyata membutuhkan ketelitian, perhitungan, serta kehati-hatian tinggi. Kesalahan kecil dapat membuat balon meletus, sehingga setiap langkah harus dilakukan dengan penuh fokus.

Suasana workshop berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Terdengar suara gesekan balon yang diputar, sesekali disusul letusan yang memecah keheningan, lalu diiringi gelak tawa para peserta. Meski santai, para peserta tetap serius mengikuti setiap instruksi demi menghasilkan karya terbaik.

Keseruan workshop dirasakan oleh Nabila Nur Rosyada (23) peserta asal Malang yang mengaku mendapatkan pengalaman baru menyenangkan melalui workshop.

“Sebelumnya saya pernah mencoba sendiri, tapi cukup sulit. Setelah ikut workshop ini ternyata seru, dan saya jadi tahu trik-triknya,” terang Nabila.

Baca Juga  RS Adi Husada Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Prostat

Hal senada juga dirasakan Tini Sugi Hartini (52) salah satu peserta paling senior. Ia melihat workshop sebagai peluang untuk terus berkembang.

“Saya ingin belajar hal baru. Ini bisa jadi cara mengisi waktu luang, bahkan bisa menjadi ide saat masa pensiun nanti agar tetap bisa berkarya dan berdaya,” ungkap Tini.

Melalui kolaborasi dengan Balonnina Surabaya, workshop ini tidak hanya menghadirkan pengalaman kreatif, tetapi juga memperkuat semangat perempuan untuk terus berkembang, mandiri, dan berdaya di berbagai fase kehidupan. (*)

  • Penulis : Endah Chatur
  • Foto : Istimewa
  • Editor : Tulus Black

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *