PEREMPUAN INDONESIA || Destinasi wisata Kebun Binatang Surabaya (KBS) merupakan ikon Kota Pahlawan yang menjadi idola keluarga Indonesia. Namun, masih banyak pengunjung yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Terutama, limbah sampah sisa buah.
Melihat hal tersebut, siswa Cita Hati Christian Senior School Citraland Campus melakukan aksi nyata melalui kegiatan workshop pembuatan dan penggunaan eco-enzyme di Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Perlu diketahui, eco-enzyme merupakan cairan hasil pengolahan limbah sampah organik yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai kebutuhan. Diantaranya, mendukung perawatan dan pembersihan kandang satwa. Langkah ini menjadi salah satu bentuk kontribusi siswa untuk mendorong penggunaan alternatif yang lebih ramah lingkungan.
Mengusung konsep “Green Shield & Theater Lily Inspire Care for Animals and Nature”, aksi nyata tersebut digagas oleh Komunitas Green Shield dan Theater Lily yang terdiri dari siswa kelas 9-12 Cita Hati Christian School.
Callie (15) siswi kelas 10 yang menjadi salah satu tim Green Shield Cita Hati Christian Senior School mengaku bangga bisa menjadi bagian penting dalam upaya mendukung kepedulian lingkungan dan satwa di KBS melalui edukasi pembuatan dan penggunaan eco-enzyme.
“Kita ingin wisata ikonik KBS ini lebih nyaman dan bersih. Serta, lingkungan dan satwanya bisa lebih terjaga. Dengan terus menjaga kebersihan dengan tidak membuangan sampah sembarangan serta memanfaatkan eco-enzyme KBS pasti lebih sehat dan bersih,” kata Callie saat dijumpai Tim Perempuan Indonesia pada Sabtu, (05/09/26) di KBS.
Hal senada juga disampaikan Abigail Maureen Wijaya (14) salah satu siswa kelas 9 yang menjadi anggota Theater Lily mengaku senang bisa turut ambil bagian penting dalam mendukung kepedulian lingkungan terutama di KBS.
“Aksi nyata yang kami lakukan melalui pertunjukan ini tidak hanya menjadi wadah kreativitas siswa, tetapi juga diharapkan dapat menarik perhatian pengunjung untuk menikmati kegiatan di KBS,” terang Maureen.
Indah Anggraini selaku Guru Ekstrakurikuler Green Shield sekaligus PIC kegiatan mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh siswa yang tergabung di Green Shield dan Theater Lily yang peduli terhadap lingkungan sekaligus berkontribusi bagi komunitas dan satwa di KBS.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga berani mengambil tindakan nyata,” tandas Indah.
Melalui aksi nyata ini, lanjut Indah, siswa bisa belajar bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan satwa dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Diantaranya, mengelola sampah dengan benar, membuat eco-enzyme dan berbagi edukasi kepada masyarakat.
Dalam kegiatan aksi nyata ini, siswa Cita Hati Christian Senior School Citraland Campus tidak hanya mengadakan workshop pembuatan eco-enzyme saja tapi juga mendonasikan 15 tempat sampah, 1 keranjang besi besar dan 10 galon produk eco-enzyme kepada pihak manajemen KBS.
Serunya lagi, Tim Theater Lily Cita Hati Christian School juga menghibur pengunjung dengan berbagai pertunjukan menarik mulai dari drama, pembacaan puisi, hingga penampilan musik di area panggung terbuka Plaza KBS.
Para siswa juga membagikan bookmark berisi pesan edukasi mengenai pengelolaan sampah, mengajak pengunjung untuk membuang dan mengelola sampah dengan lebih bertanggung jawab sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan dan satwa.
Bagi Cita Hati Christian Senior School Citraland Campus, pengalaman seperti ini menjadi bagian dari upaya memberikan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan nyata. Siswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan pengetahuan, kreativitas, kemampuan berkolaborasi, serta kepedulian sosial dan lingkungan melalui pengalaman langsung.
Melalui semangat “Inspire Care for Animals and Nature”, Cita Hati berharap semakin banyak generasi muda yang melihat kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya sebagai sebuah konsep, tetapi sebagai sebuah tindakan yang dapat dimulai dari diri sendiri dan memberikan manfaat bagi komunitas di sekitarnya. (*)
- Penulis : Delima Dewi (2D)
- Foto : 2D
- Editor : Tulus Black
