PEREMPUAN INDONESIA || Banyak cara menarik yang bisa dilakukan untuk menunjukkan kepedulian terhadap bumi dan lingkungan. Salah satunya dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

Seperti yang dilakukan anak anak dan remaja putri yang mengikuti peragaan eco fashion pada Sabtu, (28/03/26) malam di Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya untuk memperingati kampanye global Earth Hour 2026.

Menariknya, dalam eco fashion showcase tersebut anak anak menampilkan koleksi busana hasil kreasi berbahan ramah lingkungan dan material daur ulang yang telah di design menarik menggunakan lampu lampu kecil. Sehingga bisa menyala saat lampu dipadamkan.

Salah satu peserta bernama Yeum Jiyoung (13) pelajar SMPK Karitas 3 Surabaya yang menggunakan baju design berbahan daur ulang botol air mineral dan kardus serta pecahan Compact Disc ini mengaku bangga bisa turut berpartisipasi dalam kampanye global Earth Hour 2026.

“Saya suka fashion. Tapi eco fashion kali ini seru dan menarik. Membuat kita semua lebih paham betapa pentingnya untuk turut menjaga bumi dan lingkungan dengan langkah kecil. Salah satunya memanfaatkan barang bekas menjadi barang bernilai,” kata Yeum tersenyum.

Menurut Yeum, busana yang ia kenakan hingga terlihat anggun dan mempesona tersebut di design oleh tim Dani Art Recycle Custome Surabaya.

Hal senada juga disampaikan oleh Fayola Clairine (15) siswa SMA Giki 1 Surabaya sekaligus anggota Komunitas talent community Surabaya yang menampilkan busana dari bahan sak makanan kucing dan kardus bekas menjadi busana menarik dan istimewa.

“Rasanya bangga bisa tampil memukau para pengujung Earth Hour 2026 di Whiz Luxe Hotel. Ini juga menjadi edukasi baru buat kita semua untuk lebih peduli terhadap bumi dan lingkungan,” terang Clairine.

Baca Juga  Kaum Hawa SambutMeriah Kompetisi Bank Jatim APEX Padel League 2026

Sekitar 13 anak mengikuti peragaan eco fashion dengan menggunakan busana berbahan daur ulang yang kreatif. Sehingga, membuat para pengunjung terpesona dan memberikan tepuk tangan meriah meskipun kondisi lampu dipadamkan.

Teguh Muliawan, GM Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya mengapresiais dan bangga melihat anak anak sudah peduli terhadap liungkungan sejak dini. Terlelbih lagi ditunjukkan melalui kreatifitas yang menarik dari bahan daur ulang.

“Kegiatan kreatif dan edukatif eco fashion ini juga sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan,” tandas Teguh.

Mengusung konsep eco-friendly lifestyle bertema kepedulian terhadap bumi dan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya berkolaborasi dengan Komunitas Read Me Aloud menggelar peragaan eco fashion.

Melalui rangkaian kegiatan ini menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Selain itu, Whiz Luxe Hotel Spazio Surabaya juga berhasil membuat lilin dari limbah minyak goreng bekas yang dibentuk menjadi angka 60.

“Sebagai bagian dari kampanye Earth Hour, kami juga turut berpartisipasi dalam aksi simbolis pemadaman lampu selama 60 menit di area publik hotel. Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan global dalam mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon,” ungkap Teguh.

Kegiatan yang dilaksanakan di area hotel dengan memadamkan lampu mulai pukul 20.00 hingga 21,30 wib malam sebagai bentuk edukasi mengenai pentingnya mengurangi dampak lingkungan melalui inovasi sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (*)

  • Penulis : Endah Chatur
  • Foto : Endah
  • Editor : Tulus Black

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *