PEREMPUAN INDONESIA || Investasi property selalu menjadi pilihan menarik bagi banyak investor. Salah satunya adalah bisnis kos kosan kelas premium yang semakin diminati pebisnis muda termasuk kaum perempuan.

Tidak hanya dikalangan masyarakat umum, artis perempuan pun kini mulai melirik bisnis kosan yang dianggap menjanjikan. Seperti Ria Ricis (Youtuber), Syahrini (Penyanyi), Cita Citata (Penyanyi), Naysila Mirdad (Aktris), Tantri Kotak (Penyanyi) hingga Tya Ariestya (Aktris).

Menjawab kebutuhan tersebut, Park Sunrise meluncurkan perumahan tahap 3 Rukos (Rumah Kosan) Parkstay berkonsep modern coliving yang pertama kali ada di Indonesia.

Johan Prajitno selaku Project Director Parkstay menuturkan bahwa, hunian baru Rukos Parkstay ini diluncurkan setelah Park Sunrise sukses membangun proyek pertama tahun 2024 di Kota Surabaya menjadi produk terlaris dengan penjualan 400 unit hanya dalam 5 jam pada saat event Grand Launching.

“Kos Kosan menjadi bisnis yang menguntungkan. Karena, selain memberikan pendapatan yang stabil juga berpotensi memberikan capital. Sehingga, tiudak salah banyak artis berbondong bondong melirik bisnis kosan,” tutur Johan saat dijumpai Tim Perempuan Indonesia saat menggelar jumpa pers di acara Gathering Talkshow bertema “Bukan Katanya tapi Ini Datanya” pada Minggu, (25/01/26) di Surabaya.

Selain itu, lanjut Johan, bisnis kosan memiliki risiko yang lebih rendah dibandingkan property lain seperti apartemen atau rumah sewa. Bagi penghuni seperti mahasiswa atau pekerja, harga sewa kosan jauh lebih murah dibanding tinggal di apartemen. Karena, biaya listrik dan air lebih murah dan sudah termasuk lahan parkir kendaraan.

Menurut Johan, Parkstay merupakan sebuah konsep hunian modern coliving. Dimana, developer menjual konsep rukos yang memiliki taman dan fasilitas seluas 3000m2 tepat di depan setiap unit.

Baca Juga  Sensasi Baru Menikmati Ice Cream Premium Magnum, Ini Tempatnya

“Sehingga, investor disana tidak perlu pusing bersaing dengan kos lain yang semakin modern dan lengkap fasilitasnya. Karena, kami sudah melengkapi dengan beragam fasilitas menarik,” terangnya.

Ditempat yang sama, Henry Tjiadi selaku Maketing Director Parkstay sekaligus Pemilik Kos menambahkan, saat ini bisnis properti memang sedang kurang baik namun bisnis kosan masih menjadi bisnis yang menjanjikan.

“Untuk itu, Park Sunrise menawarkan konsep baru yaitu Rukos Parkstay yang bisa menjadi solusi baru dalam berbisnis properti yang lebih mengutungkan,” tandas Henry.

Sedangkan, untuk fasilitas yang telah disediakan di Parkstay diantaranya, Lapangan basket 3 on 3, callistenic park, water promenade, creative space yang bisa untuk area makan dan belajar untuk 100 orang, lapangan badminton dan serenity corner park untuk sekedar bersantai dan mencari ide di pagi maupun sore hari.

Semua fasilitas itu d bangun di atas lahan seluas 3000m2, yang kedepan juga akan menjadi 0 jalan oerr. Sehingga, rukos ini tidak hanya memiliki potensi ROI tahunan yang tinggi hingga 10%, namun juga memiliki potensi capital gain ketika jalan OERR sudahh jadi di kemudian hari.

Kemudian developer juga memberikan kemudahan untuk area parkir, pihak developer sendiri menyadari bahwa saat ini setiap area usaha yang tidak memiliki parkir memadai pasti akan susah laku dan disini benar2 disediakan parkir untuk 100 mobil dan 200 motor, atau sejumlah unit kamar kos 1:1.

“Sebagai developer, kami akan memberikan kemudahan bagi pengusaha kos pemula. Dimana, biaya awal untuk membeli rukos disini akan jauh lebih murah daripada membeli rukos secondary yang sudah ada,” pungkas Henry.

Menariknya, dalam kesempatan Gathering Talkshow, Emmya Garcia Tarigan selaku Customer Experience Mamikos yang hadir sebagai Guest Speaker juga memberikan informasi seputar market insight di tahun 2026. Serta, membahas area Surabaya yang sedang krisis supply kos baru. (*)

  • Pewarta : Endah Chatur
  • Foto : Endah
  • Editor : Ronie Dwito
Baca Juga  Keseruan Kaum Hawa Merangkai Buket Hijab Bersama ARTOTEL TS Suites

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *