PEREMPUAN INDONESIA || Maraknya menu kuliner dengan tingkat level kepedasan ekstrem mulai banyak disajikan dibeberapa restoran maupun café. Termasuk, PrimeBiz Hotel Surabaya yang telah menyajikan menu legendaris Nasi Goreng Jancok.
Dimana, Nasi Goreng Jancok ala PrimeBiz Hotel Surabaya yang memiliki tingkat kepedasan ekstrem menjadi menu ikon bagi para tamu maupun wisatawan saat menginap atau hanya sekedar berburu kuliner nusantara.
Melihat momen tersebut, PrimeBiz Hotel Surabaya langsung memiliki ide kreatif dengan mengadakan lomba seru yang memacu andrenalin yaitu ManganCuk 2025.
Lomba ManganCuk 2025 yang diadakan PrimeBiz Hotel Surabaya untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI Ke 80 pada Senin, (18/08/25) ini sambut meriah oleh para Kartini Kartini muda Surabaya yang ingin unjuk keberanian merasakan langsung Nasi Goreng Jancok.
Yusak Anshori, GM PrimeBiz Hotel Surabaya, menyampaikan bahwa, lomba #ManganCuk ini menjadi bukti bahwa tradisi yang menggabungkan budaya, kuliner, dan sportivitas dapat menjadi media pemersatu masyarakat.
“Disamping itu, dengan lomba ini kita dapat menjaga kearifan lokal yang sudah mulai tergerus dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat,” ucap Yuzak.
Melalui lomba ini berhasil menghadirkan semangat kebersamaan, penuh tantangan dan tawa yang luar biasa. Sebanyak 15 kelompok yang masing-masing terdiri dari 4 orang termasuk para Kartini Surabaya yang bertarung untuk menjadi yang tercepat menghabiskan nasi goreng Jancuk hingga tak bersisa.
Menurut Chef Akhsan, Nasi Goreng Jancuk ini terkenal dengan cita rasa yang nikmat namun memiliki rasa pedas ekstrem. Sehingga, dengan porsinya yang besar menjadi ujian tersendiri bagi peserta, yang tak hanya harus cepat tapi juga tahan dengan sensasi pedas membakar lidah.
Keseruan lomba ini dirasakan langsung oleh Sabilla Rahma (27) KOL asal Sidoarjo yang turut berpartisipasi dalam Lomba ManganCuk 2025. Ia mengaku sudah mempersiapkan secara khusus untuk mengikuti lomba makan Nasi Goreng Jancok legendaris di PrimeBiz Hotel Surabaya. Namun, tetap saja menyerah karena tingkat kepedasan yang sangat ekstrem hingga membuat muka memerah.
“Hahahah … meskipun aku ini doyan pedas tapi Nasi Goreng Jancok ini benar benar ekstrem. Meskipun rasanya enak dan menggoda selera namun pedasnya bikin lidah terbakar,” terang Sabilla sembari tertawa.
Untuk mengantisipasi kebutuhan medis terkait tingkat kepedasan yang tinggi, PrimeBiz Hotel Surabaya juga telah mengahdirkan tim dokter dari Rumah Sakit Bhakti Rahayu Surabaya agar siaga selama acara berlangsung. (*)
- Pewarta : Endah Chatur
- Foto : Istimewa (Kak Tulus)
- Penerbit : Tulus Black
