PEREMPUAN INDONESIA || Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah, Tim LSP Unesa (Universitas Negeri Surabaya) melakukan pelatihan uji sertifikasi kompetensi teknis BNSP di Kabupaten Madiun.

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Unesa dengan membuat pelatihan uji sertifikasi kompetensi teknis BNSP tersebut sebagai sarana peningkatan pengetahuan dan kompetensi keahlian calon tenaga kerja dan siswa SMK.

Direktur LPSP Unesa Dr. Maspiyah mengatakan bahwa, salah satu lembaga di Indonesia yang bertugas untuk melakukan uji kompetensi adalah Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Untuk itu, Tim LSP Unesa hadir di Kabupaten Madiun.

Pelatihan uji sertifikasi kompetensi teknis BNSP yang diikuti 112 peserta tersebut telah dilaksanakan pada bulan Juni 2024 lalu di kantor Dinas Pendidikan Madiun. Sedangkan, sasaran pelatihan ini ditujukan kepada 55 calon tenaga kerja yang merupakan masyarakat madiun dan 57 siswa SMK di Kabupaten Madiun.

Dalam kesempatan pelatihan tersebut, Tim LSP Unesa memberikan materi pengenalan tentang Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Dimana, LSP Unesa menjelaskan mengenai definisi LSP yang merupakan sebuah lembaga untuk menguji kompetensi bagi asesi (peserta uji kompetensi).

“Sedangkna, materi selanjutnya yaitu menerangkan mengenai manfaat memiliki sertifikat kompetensi kepada siswa SMK dan calon tenaga kerja di Pemerintah Kabupaten Madiun. Pada sesi berikutnya yaitu kegiatan pelatihan dan presentasi LSP Unesa,” ujar Dr. Maspiyah, Sabtu, (25/10/25) di Surabaya.

Pada sesi tersebut, lanjut Dr. Maspiyah,, peserta PKM diberikan materi berupa skema yang dapat dipilih peserta dan penjelasan mengenai skema-skema uji kompetensi secara detail.

Selain itu, penyampaian materi juga berupa peran asesor kompetensi, detail materi yang digunakan untuk uji kompetensi, kesesuaian sertifikat uji kompetensi dengan kualifikasi pekerjaan yang dilamar oleh peserta, serta tempat uji kompetensi (TUK) pada penyelenggara LSP.

Baca Juga  Si Cantik Daisy Natalya Siap Ramaikan Sinetron Terbaru “Langit untuk Renata”

Antusias peserta PKM juga ditunjukkan dengan banyaknya peserta yang ingin mencoba simulasi dan demonstrasi kegiatan uji kompetensi tersebut, diskusi secara interaktif, dan banyaknya pertanyaan dari peserta mengenai penyelenggaraan uji kompetensi.

“Diharapkan, kedepannya setelah kegiatan pelatihan tersebut selesai dilakukan, masyarakat khususnya masyarakat Pemerintah Kabupaten Madiun semakin sadar akan pentingnya menambah kompetensi guna meningkatkan daya saing melalui uji kompetensi. Sehingga, dapat memperbesar peluang di dunia kerja dan menyejahterakan ekonomi masyarakat,” ungkap Dr. Maspiyah. (*)

  • Pewarta : Endah Chatur
  • Foto : Istimewa
  • Penerbit : Tulus Black

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *